
Nabi Idris ‘Alaihissalam Memiliki Kepandaian di Berbagai Bidang
SIRAH PARA NABI DAN RASUL – Salah satu mukjizat yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada Nabi Idris ‘Alaihissalam ialah memiliki kepandaian dalam berbagai bidang. Sebagaimana banyak ditulis dalam berbagai buku sejarah, Nabi Idris ‘Alaihissalam merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam ‘Alaihissalam. Silsilahnya ialah Idris bin Yarid bin Mihla’iel bin Qinan bin Anusy bin Syits bin Adam. Nabi Idris ‘Alaihissalam diperkirakan lahir 100 tahun setelah wafatnya Nabi Adam ‘Alaihissalam. Umur Nabi Idris ‘Alaihissalam diperkirakan mencapai 345 tahun atau 308 tahun. Ada juga yang berpendapat bahwa Nabi Idris ‘Alaihissalam mendampingi umatnya hanya 82 tahun. Dan, ia merupakan nabi kedua setelah Nabi Adam ‘Alaihissalam.
Mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam tidak banyak dikenal sebagaimana kita mengetahui mukjizat Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Atau, seperti pengetahuan kita tentang mukjizat Nabi Musa ‘Alaihissalam yang berupa tongkat yang mampu membelah lautan. Meskipun demikian, Allah subhanahu wa ta’ala memberikan mukjizat kepada Nabi Idris ‘Alaihissalam berupa kepandaian dalam berbagai aspek. Di antara mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam tersebut adalah sebagai berikut:
-
Penunggang kuda yang hebat. Saat itu, sedikit sekali orang yang bisa menunggang kuda.
-
Memiliki kemampuan menulis. Waktu itu, tidak ada ummatnya yang bisa menulis.
-
Sanggup menjahit pakaian. Sewaktu itu, belum ada yang mampu menjahit pakaian.
Mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam mengandung beberapa nasihat penting, sebagai berikut,
-
Kepandaian dan keterampilan adalah anugerah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kemampuan khusus kepada hamba-Nya yang taat.
-
Pentingnya belajar dan mengembangkan diri sebagaiman Nabi Idris ‘Alaihissalam memiliki kemampuan menulis, menjahit, dan menunggang kuda, menunjukkan bahwa belajar dan mengembangkan diri adalah kunci untuk mencapai kesuksesan.
-
Kemampuan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa. Mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam dapat meningkatkan iman dan taqwa umatnya, serta menjadi sarana untuk menyebarkan ajaran Allah.
-
Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam berbeda dengan mukjizat Nabi lain, menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.
-
Kepandaian dan keterampilan dapat menjadi sarana untuk membantu orang lain, sebagaimana Nabi Idris ‘Alaihissalam menggunakan kemampuannya untuk membantu umatnya, menunjukkan bahwa kita harus menggunakan kemampuan kita untuk membantu orang lain.
Semoga kita dapat mengambil hikmah dari mukjizat Nabi Idris ‘Alaihissalam dan meningkatkan iman serta taqwa kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Penulis : Yahya Tohari, S.H., M.M., M.A hafidzahullah ta’ala
(Semoga Allah menjaga beliau dan keluarganya)
