
Kisah Nabi Idris ‘Alaihissalam Menang Melawan Tantangan Iblis
SIRAH PARA NABI DAN RASUL – Sebagaimana janjinya kepada Allah subhanahu wa ta’ala, maka Iblis terus menggoda manusia hingga akhir zaman. Tujuannya, iblis hendak menjerumuskan manusia ke jurang kehinaan. Berbagai cara dan arah dilakukan iblis dalam rangka memuluskan perbuatan kejinya. Salah satunya, Iblis pernah datang menjumpai Nabi Idris ‘Alaihissalam yang saat itu sedang menjahit. Iblis datang dengan menyamar menjadi seorang laki-laki yang membawa telur. Kedatangannya bertujuan menantang dan menguji Nabi Idris ‘Alaihissalam agar panik.
“Wahai Idris, aku ingin bertanya padamu. Bisakah Allah memasukkan bumi dan seluruh isinya ke dalam sebuah telur?” tanya iblis.
“Allah itu Maha Kuasa. Tuhanku tidak hanya mampu memasukkan dunia dan seluruh isinya ke dalam telur. Dia juga memasukkan dunia dan seluruh isinya ke lubang jarum.” Nabi Idris ‘Alaihissalam menjawabnya dengan tenang.
Mendengar jawaban itu, iblis terdiam. Setelah itu, Nabi Idris ‘Alaihissalam langsung mengusir iblis dengan menusukkan jarum ke mata iblis. Akhirnya, iblis melarikan diri. Hingga saat ini, mata iblis buta sebelah akibat tertusuk jarum Nabi Idris ‘Alaihissalam.
Faedah dan Hikmah yang Dapat Diambil
-
Keimanan dan Keteguhan Hati. Nabi Idris menunjukkan keimanan yang kuat dan ketenangan dalam menghadapi godaan serta pertanyaan provokatif dari iblis. Ini mengajarkan kita untuk tetap teguh pada keyakinan di tengah keraguan.
-
Keyakinan akan Kekuasaan Allah. Jawaban Nabi Idris ‘Alaihissalam yang cerdas menegaskan bahwa kekuasaan Allah tidak terbatas oleh logika atau ukuran fisik manusia. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
-
Pentingnya Ilmu dan Kecerdasan. Nabi Idris ‘Alaihissalam mampu menjawab tantangan iblis dengan argumen yang logis dan cerdas, yang bahkan membuat iblis terdiam. Ini menunjukkan pentingnya ilmu pengetahuan dan kecerdasan dalam menghadapi kebatilan.
-
Waspada terhadap Godaan Iblis. Iblis datang dengan menyamar dan niat jahat. Kita harus selalu waspada terhadap berbagai bentuk godaan dan tipu daya yang bisa datang dari arah mana saja.
-
Keberanian dalam Menghadapi Kebatilan. Nabi Idris ‘Alaihissalam tidak gentar, bahkan secara fisik mengusir iblis. Ini melambangkan keberanian untuk melawan kejahatan dan menegakkan kebenaran.
-
Kesabaran dan Ketenangan. Nabi Idris ‘Alaihissalam menjawab dengan tenang, tidak panik seperti yang diharapkan iblis. Ketenangan adalah kunci dalam menyelesaikan masalah.
Penulis : Yahya Tohari, S.H., M.M., M.A hafidzahullah
(Semoga Allah menjaga beliau dan keluarganya
Referensi
- Lihat buku Kisah Nyata Para Nabi dan Rasul, Tera Insani
- Lihat Kitab Terlengkap Mukjizat Para Nabi, Ustadz Rusdianto
