
Mukjizat Nabi Adam Mengetahui Nama-Nama Benda Seluruhnya
SIRAH PARA NABI DAN RASUL – Salah satu mukjizat yang dimiliki Nabi Adam ‘alaihissalam ialah mengetahui nama seluruh benda. Sebelumnya, Allah subhanahu wata’ala telah mengajarkannya kepada Adam ‘alaihissalam. Hal ini sesuai dengan firman-Nya sebagai berikut:
وَعَلَّمَ ءَادَمَ الأسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَؤُلَاءِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Artinya : “Dan, Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para malaikat, lalu berfirman, ‘Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!'” (QS. al-Baqarah: 31).
Dalam ayat tersebut, Allah subhanahu wata’ala hendak menunjukkan kepada malaikat tentang kemuliaan Adam ‘alaihissalam dan keutamaannya di sisi Allah subhanahu wata’ala. Dia mempersilakan para malaikat untuk menyebutkan. nama-nama benda yang dimaksud. Akan tetapi, malaikat tidak mampu menaklukkan tantangan ini. Mereka berkata, sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya sebagai berikut,
قَالُوْا سُبْحٰنَكَ لَا عِلْمَ لَنَآ اِلَّا مَا عَلَّمْتَنَاۗ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ
Artinya: ..”Mereka menjawab, “Mahasuci Engkau. Tidak ada pengetahuan bagi kami, selain yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.” (QS. al- Baqarah: 32).
Setelah itu, Allah subhanahu wata’ala mempersilakan Adam ‘alaihissalam untuk menyebutkan nama-nama yang tidak sanggup disebutkan oleh para malaikat itu. Dan, Adam ‘alaihissalam sukses menyebutkan nama-nama itu. Maka, Allah subhanahu wata’ala menyatakan kepada para malaikat yang hadir saat itu,
قَالَ اَلَمْ اَقُلْ لَّكُمْ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ غَيْبَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۙ وَاَعْلَمُ مَا تُبْدُوْنَ وَمَا كُنْتُمْ تَكْتُمُوْنَ
Artinya: “…Allah berfirman, ‘Bukankah sudah Kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (QS. al-Baqarah: 33).
Dengan informasi ayat – ayat tersebut, Nabi Adam ‘alaihissalam merupakan manusia pertama yang mengetahui nama segala sesuatu. Pengetahuan seluruh nama benda yang dianugerahkan oleh Allah subhanahu wata’ala kepada Adam ‘alaihissalam adalah bukti otentik kemukjizatan Adam ‘alaihissalam. Dan dengan ayat diatas juga dapat diambil hikmahnya bahwa Allah subhanahu wata’ala memberi dua alasan tentang penunjukan Nabi Adam ‘alaihissalam menjadi khalifah. Pertama, bahwa Dia mengetahui rahasia di jagat raya yaitu semua yang ada di langit dan bumi. Kedua, bahwa Allah subhanahu wata’ala mengetahui apa yang dipendam dalam diri malaikat dan juga hati manusia. Jika demikian, maka gagasan Allah subhanahu wata’ala untuk menjadikan manusia sebagai khalifah pasti mempunyai banyak hikmah. Wallahu ‘alam.
Penulis : Yahya Tohari, S.H., M.M., M.A hafidzahulah
(semoga Allah menjaga beliau dan keluarganya)
