
Haji dan Umrah Merupakan Impian Setiap Manusia, Berikut Keutamaannya
IIFI – Ibadah umrah sendiri bisa dilakukan setiap saat. Sedangkan ibadah haji hanya khusus di bulan haji, yaitu di bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, salah satu impian yang besar bagi setiap muslim muslimah adalah kemampuan untuk bisa sampai ke tanah suci tersebut dalam rangka beribadah umrah dan haji. Sungguh rasa semangat ibadah ini disebabkan ibadah tersebut memiliki banyak keutamaan yang sangat diharapkan kelak oleh manusia. Dan diantara keutamaan – keutamaan umrah dan haji sebagai berikut :
1. Umrah dan haji memiliki pahala jihad dijalan Allah
Pahala yang besar bagi orang yang melakukan ibadah umrah dan haji adalah pahala jihad di jalan Allah ta’ala. Dari ‘Aisyah radhiyallohu ‘anha, ia berkata berikut :
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَ ّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ
Artinya : “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan umroh,” (HR Ibnu Majah, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).
2. Menghapus dosa – dosa di antara dua ibadah umrah
Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sebagai berikut :
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
Artinya : “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga,” (HR Bukhari dan Muslim).
3. Umrah dapat menghilangkan kemiskinan dalam kehidupan
Dari Abdullah radhiyallohu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sebagai berikut :
تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْر وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِ ضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
Artinya : “Ikutkanlah umroh kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga,” (HR An Nasai. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih).
4. Haji yang mabrur akan dibalas surga Allah subhanahu wa ta’ala.
Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sebagai berikut :
وَالْحَجُّ الْم َبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
Artinya : “Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga,” (HR Bukhari dan Muslim).
Sungguh ibadah mulia ini pun dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, baik tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup atau pun ketika sudah tiada. Sehingga hal ini menunjukkan kemuliaan atas ibadah umrah dan haji tersebut.
Semoga saya, anda dan kita semua senantiasa Allah subhanahu wa ta’ala mudahkan agar segera memenuhi panggilannya ke tanah suci makkah dan madinah untuk beribadah kepada-Nya. Baarokallohu fiikum, wallohu a’lam bis shawab.
Oleh Yahya Tohari, S.H., M.M., M.A hafidzahullahu
Referensi:
- Al-Jami’ Al-Musnad Al-Sahih Al-Mukhtasar min Umur Rasulillah wa Sunanihi wa Ayyamihi, Muhammad bin Ismail Al-Bukhari
- Al-Jami’ Al-Musnad Al-Sahih Al-Mukhtasar min Umur Rasulillah wa Sunanihi wa Ayyamihi, Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairi An-Naisaburi
- Shahih Fiqih Sunnah, Syaikh Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim
- Al-Sunan Al-Kubra, Ahmad bin Syu’aib An-Nasa’i
- Sunan Ibnu Majah, Muhammad bin Yazid Ibnu Majah Al-Qazwini
