Etika Kamar Mandi: Adab dan Kesopanan yang Terlupa
admin . Diposting pada .
FIQIH INDONESIA – Adab memasuki kamar mandi merupakan bagian penting dari akhlak seorang muslim. Syariat memberikan tuntunan agar seorang hamba terjaga dari gangguan syaitan, menjaga kebersihan, serta meneladani sunnah Nabi Sholallahu ‘alaihi wa sallam. Para ulama telah menjelaskan adab-adab tersebut secara rinci dan bersumber dari hadits-hadits yang shahih.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْخَلَاءَ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ رواه البخاري
Artinya: “Dari [Anas bin Malik radliallahu ‘anhu dia berkata; “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak masuk kakus, beliau mengucapkan: (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki maupun Perempuan ).(Shahiih al-Bukhari)
Sesungguhnya ketika seorang membaca doa ketika masuk ke kamar mandi maka akan menjadi penghalang dari pandangan jin terhadap aurat manusia, sabagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتْرُ مَا بَيْنَ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ إِذَا دَخَلَ الْكَنِيفَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ
Artinya: “Dari Abu Juhaifah dari Ali, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Penghalang pandangan jin terhadap aurat manusia adalah apabila dia masuk ke kamar kecil ia mengucapkan Bismillah.” (HR. At-Tirmidzi)
Hikmah Hadits
- Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam senantiaas memohon perlindungan kepada Allah.
- Di sunnahkan membaca do’a ini ketika hendak masuk kamar mandi.
- Diantara gangguan syaitan adalah menimbulkan rasa was-was dalam diri seorang terhadap najis yang bertujuan merusak sholatnya, karena itulah kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dari gangguan dan kejahatan syetan laki-laki dan Perempuan.
- Ketika seorang hamba membaca doa maka itu akan menjadi penghalang dari pandangan jin terhadap aurat manusia
Adab – Adab Ketika Masuk ke Kamar Mandi atau Toilet
- Masuk dengan kaki kiri
Kamar mandi termasuk tempat yang kotor. Oleh karena hal ini, maka umat islam dianjurkan menggunakan kaki kiri ketika memasukinya.
- Jangan berbicara di kamar mandi
seorang muslim yakni dilarang untuk berbicara. Bahkan berbicara di kamar mandi merupakan hal yang di murkai oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.
- Tidak boleh menghadap kiblat.
Kiblat adalah sebuah tempat yang merupakan sebuah pusat saat seorang muslim mengerjakan shalat. Oleh karena itu, maka ketika berada di dalam kamar mandi dan membuang hajat dilarang menghadap atau membelakangi kiblat. Sebagaimana dalam hadits Nabi Sholallahu ‘alaihi wa sallam,
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَتَيْتُمْ الْغَائِطَ فَلَا تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ وَلَا بَوْلٍ وَلَا تَسْتَدْبِرُوهَا قَالَ ثُمَّ قَالَ أَبُو أَيُّوبَ فَقَدِمْنَا الشَّامَ فَوَجَدْنَا مَرَاحِيضَ قَدْ بُنِيَتْ عِنْدَ الْقِبْلَةِ فَنَنْحَرِفُ وَنَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Artinya: “Dari Abu Ayyub dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda; “Apabila kamu datang untuk buang hajat, janganlah kalian menghadap atau membelakangi kiblat”. Lalu ia berkata Abu Ayyub berkata “Kami datang ke negeri Syam, dan kami dapati toilet disana dibangun menghadap kiblat, lalu kami ubah dan kami memohon ampun kepada Allah subhanallahu wa ta’ala.
Para imam seperti Imam Malik, Imam As-Syafi’I, Ishaq,mereka mengharamkan nya jika dilakukan di tempat terbuka dan di perbolehkan jika dilakukan di dalam bangunan atau sejenisnya.
- Dilarang menjawab salam atau membaca ayat Al – Qur’an
larangan membaca ayat Al-qur’an. Bahkan seorang muslim pun jika tidak diperkenankan menjawab salam ketika di kamar mandi.
- Larangan membersihkan najis dengan tangan kanan
sTentan hal ini, sebagaimana hadist Nabi Sholallahu ‘alaihi wa sallam., dari abu Qatadah Radhiyallahu anhu, dia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا بَالَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَمُسُّ ذَكَرَهُ بِيَمِيْنِهِ وَلاَ يَسْتَنْجِ بِيَمِيْنِهِ
Artinya: “..jika salah seorang kalia kencing, janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya.dan jangan pula ia cebok dengan tangan kanannya.” (Shahiih Sunan Ibnu Majah)
- Membaca doa ketika keluar dari kamar mandi
Berdasarkan hadits ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma, dia berkata,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَرَجَ مِنَ الْخَلاَءِ قَالَ: غُفْرَانَكَ
Artinya: “Jika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari kamar kecil, beliau mengucapkan, ‘(Ya Allah, aku mengharap) ampunan-Mu’.” (Sunan Abu Dawud)
- Keluar dengan kaki kanan
Ketika hajat di dalam kamar mandi telah selesai, maka ketika keluar dianjurkan melangkah dengan kaki kanan dahulu. Setelah melangkahkan kaki kanan baru diikuti oleh kaki kirinya.
***
Katagori : Adab & Akhlak
Penulis : Ondrinaldi Bustamam, Lc., M.A hafidzahullah
(Semoga Allah menjaga beliau dan keluarganya)
Artikel Islam Fiqih Indonesia.com
Referensi
- Taisur -Allam Syarah Umdatul ahkam “ Pengarang Syeikh Abdullah bin Abdurrahman bin Sholeh Ali Bassam penerbit : Maktabah As-Sawady Lit Tauzi Jeddah, edisi Indonesia “ Syarah hadist pilihan Bukhari – Muslim [ terjemahan ] Penerbit darul falah
- Panduan Fiqih Lengkap,Penerbit Pustaka Ibnu Katsir,
